MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • KALTENG/
  • Kronologi Mahasiswa Bunuh Ibu Kandung di Pangkalan Bun Kalteng, Leher Korban Disayat
Kronologi Mahasiswa Bunuh Ibu Kandung di Pangkalan Bun Kalteng, Leher Korban Disayat

Kronologi Mahasiswa Bunuh Ibu Kandung di Pangkalan Bun Kalteng, Leher Korban Disayat

0 0
Read Time:1 Minute, 57 Second

KOTAWARINGIN BARAT, iNews.id – Seorang mahasiswa tega menghabisi ibu kandungnya sendiri di Kabupaten Kotawarinin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Anak durhaka ini membunuh secara sadis dengan menyayat leher ibunya. 

Pelaku berinisal FS (22) membunuh ibu kandungnya W (45) gegara sakit hati lantaran sering dimarahi dan dikatai anak dajjal. Pembunuhan sadis terjadi di Jalan Ahmad Yani Km 40 RT 21 RW 07, Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Minggu ( 20/11/2023), sekitar pukul 16.30 WIB.

Usai menghabisi nyawa ibunya, pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polsek Pangkalan Lada, pada Senin (20/11/2023) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar) AKBP Bayu Wicaksono mengatakan, sebelumnya ibu dan anak ini sempat cekcok melalui sambungan telepon seluler, hingga pelaku memutuskan untuk pulang dari Semarang, Jawa Tengah ke Kobar Kalimantan Tengah. FS diketahui kuliah di Unisula Semarang semester 9.

“Pada saat tersangka berada di Semarang sedang melaksanakan kuliah, tersangka sering dimarahi oleh korban via telpon yang membuatnya sakit hati,” kata Kapolres. 

Lalu pada Jumat 17 November 2023 sekitar pukul 03.00 WIB berangkat dari Semarang menuju Surabaya menggunakan kereta api. Setelah sampai di Surabaya, sekitar pukul 13.00 WIB, tersangka menuju Pangkalan Bun dengan menggunakan pesawat. Tiba di Bandara Pangkalan Bun sekitar 14.30 WIB, tersangka lalu istirahat di sebuah masjid yang ada di depan supermaket.

Sehari berselang atau, yaitu hari Sabtu 19 November 2023 lanjut kapolres, tersangka berangkat dari Pangkalan Bun menuju Simpang Runtu dengan menggunakan ojek dan tiba di rumah sekitar pukul 21.30 WIB.

Setibanya di sana, tersangka tidak langsung masuk ke dalam rumah orang tuanya, melainkan tidur di barakan belakang rumah hingga Minggu (19/11/2023) pukul 10.30 WIB.

Tersangka masuk ke dalam rumah melalui pintu depan dan langsung menuju kamar korban. Pada saat itu korban (ibu kandung) sedang duduk di pojokan kasur sambil main HP sehabis salat, kemudian tersangka duduk di samping kiri korban dan terjadi cekcok. 

Korban mengatakan kalau tersangka anak dajjal, otakmu dipakai atau nggak, kupingmu kamu buang ke mana jangan panggil aku mama kamu. inilah yang membuat tersangka langsung mencekik leher korban dengan menggunakan kedua tangan tersangka.

tak berhenti sampai di situ, tersangka lalu memukul pada bagian wajah korban dengan menggunakan tangan kanan sebanyak 2 kali, lalu membanting tubuh ibunya di lantai kamar dengan cara ditarik yang menyebabkan korban tertelungkup.

Editor : Asep Supiandi

Follow Berita iNewsKalteng di Google News

Bagikan Artikel:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21